HEADLINE

AGAR KAU JADI HUJAN


Aku ingin mendidikmu, anakku! Itu sebab engkau kulempar batu. Kulempar makanan basi, tali temali, bahkan kulempar api. Agar lebam wajahmu. Terbakar jiwamu. Di angkasa kau jadi asap, sebelum turun kembali sebagai hujan.

Setelah engkau rintik. Menitik, di tanah ini, maka basahilah jasadku sebab di celah dadaku tak pernah menyembunyikan ruh yang jahat, cuma ingin memandang, dirimu bercahaya di kejauhan!

(R. Bintang)

Tidak ada komentar