HEADLINE

SUATU SAAT NANTI AKU AKAN MENINGGALKANMU


Suatu saat, di hari baik, ketika hujan tak ada, aku akan pergi meninggalkanmu. Meninggal tempat itu, tempat yang keruh oleh perasaan tak tentu. Di situ, di ruangan itu, sebenarnya aku sangat senang. Ramai oleh orang orang berhati girang, walau pintu ditutup, debu-debu tak masuk, tetapi entah mengapa aku merasa tertusuk. Bukan oleh orang orang di ruangan itu, namun oleh detak yang datang dari sudut sudut jauh.

Sebab aku lusuh. Membentang serupa kain kusut di bawah setrika. Kadang terbakar. Kadang pula terkapar. Sebab, sebenarnya aku ini menyayangimu, merapikanmu dengan hati dengan pikiran pikiran sunyi sebab sebenarnya aku kecewa bahkan sangat kecewa ketika segelintir orang yang selalu mendekap prasangka ngilu di dada mereka merampas hak hak nafasku bahkan merampas sayap-sayapku untuk terbang mengangkasa. Aku tak dapat terbang. Sejak dikerumuni bimbang, menebang batang tubuhku, yang sedikit lagi tumbang.

Maka, suatu saat, aku akan pergi. Di hari baik. Saat hujan tak ada. Saat sayap-sayap kecilku mencoba tumbuh di tempat lain, di ruang ruang berpendingin. Tempat udara ringan di paru paru. Tempat sungai sungai yang mengalirkan pikiranku meliuk dinamis ke hilir jauh, mengunjungi muara, menyapa ikan ikan yang bersisik baik.

Banten, 09102018

Tidak ada komentar