HEADLINE

BIARKAN IA MENGALIR JADI AIR ATAU MELAYANG JADI ANGIN



Setelah selesai maka lupakanlah. Biar ia mengalir jadi air. Atau, melayang jadi angin. Angin yang halus bertiup mendinginkan sekujur kulitmu itu membuat desir kenangan bersautan jadi tatap yang lindap jadi senyum di ke jauhan. Lalu kita ini bisa apa? Cuma jasad kecil, cuma sekelumit debu di kaki penguasa, cuma sisa abu yang warnanya (tentu) juga abu abu.

Engkau, hanya menunggu waktu. Tak lama lagi ia akan menggilasmu dari hadapannya. Memunggungi nasib kita dengan pongah seraya menepuk dada menghujamkan tumit sepatu hingga sekujur ubin bergetar dinding-dinding ruangan ini juga bergetar tetapi kita tidak boleh bergetar kita mesti tetap sejuk biar ia mengalir jadi air atau melayang jadi angin biar ia meliputi tiang-tiang mumpuni yang tegak menopang kota ini.

Di negeri yang batuk batuk ini semua elemen adalah penjilat, bermanis manis di muka, tetapi buang hajat di belakang kita. Maka, bila telah tuntas lupakanlah, sekelumit perjalanan kaki kita yang tak seberapa capeknya seuntai hikayat yang cukuplah melengkapi sekujur lengkung bergulung di bola mata kita sebab, ia, dan tentunya mereka memang telah dipersiapkan untuk mengubah peta ruangan itu mengubah denyar jam dinding di ruang lobby mengubah kiblat dan arah waktu.

Kita akan pulang pada alamat masing masing, pulang pada pikiran dan kesejatian kita bermula. Tak apa. Tak perlulah cemas sebab semua titik akan ada masanya sendiri sendiri semua keserakahan akan ada muntahnya sendiri sendiri bahkan pada sebuah masa pula, ia, mungkin juga mereka akan terbakar menghitam mengirimkan aroma asap pada kita ini saat itu secarik luka berjawab sudah dan itu semua berlangsung pada derap kaki kaki waktu yang bergulung berdebur serupa ombak pecah di pasir-pasir di antara pekik kuku-kuku camar lapar suaranya tenggelam oleh deru. Seperti deru senyum kita saat mengamati semuanya, di kejauhan. Ya, di kejauhan! Sebab kita telah pergi. Meninggalkan sisa sisa percakapan yang lambat laun akan memudar pelan pelan. (R. Bintang)

Tidak ada komentar