HEADLINE

Kita Terlalu Cinta Dengan Masa Silam_(Sajak Riduan Hamsyah)


Kemudian jadilah kita kotak sampah
tempat limbah-limbah pikiran meluap
membuat tubuh penuh
jiwa melembung, warnanya hitam, bergulung
dibungkus badan sempoyongan.

Karena kita senantiasa
enggan menguras perasaan
sedikit saja.

Kita terlalu cinta dengan masa silam,
dengan banyak nama
yang telah masuk jauh, berdiam dekat ruh
pada celah tak kita sadari
selain ilusi ini
jika kau berikan aku dua pilihan
maka aku akan memilih mandi pada embun
memilih untuk tak bersuara apa apa
memulai lagi segalanya dari awal
dari pangkal semua muasal.

Kemudian jadilah kita
sebuah lubang besar. Tempat segala yang terjebak
segala yang mengeluhkan rasa sakit
di tempat lain, kita tidak hanya berpura pura baik
tetapi juga berpura pura bijak

Alangkah berat berjalan
di bawah cahaya
sementara bayangan tubuh tertindih kaki sendiri
lalu, izinkan aku untuk meletak-kan kembali
jiwa ini
di sebuah ruang yang dingin
mengikis debu yang tumbuh di sekujur ruh.

Banten, 26.02.2019

(Penulis: Riduan Hamsyah, seniman grafis ini tinggal di Kec. Baros, Serang-Banten)


Tidak ada komentar