HEADLINE

AKIHIRNYA HUJAN TIBA DI KOTA KAMI | Puisi Riduan Hamsyah |

Akhirnya hujan tiba di kota kami. Menyiram keluargaku, menggambar raut mendung dan rasa ingin pergi. Menghabiskan malam malam di hotel. Tak ingin pulang ke rumah.

Pekan belakangan ini, hampir saban hari mendung, seperti duka yang rintik di wajah meluruhkan banyak kenangan banyak kata kata yang terlanjur terucap dan kita, kadang, menyesalinya.

Kami ingin menghalau mendung ini jauh jauh. Sebelum merupa ketakutan yang mengajarkan cara menangis, bahkan teriris. Kami ingin memulai lagi petualangan ke kota kota lain di pulau ini hingga ke kutub. Melintasi banyak wajah. Menyentuh salju di tiap pasang bola mata mereka. Kami rindu sayap-sayap liar burung. Mengangkasa. Mengepak kemerdekaan dunia.

Meski akhirnya, hujan, tiba di kota kami. Saat itu aku dan keluargaku telah pergi. Membebaskan diri dari tali tali badai yang sulit. Meninggalkan segala yang pahit.

Banten, 19022020

(Dokumen situs pribadi, Riduan Hamsyah)

Tidak ada komentar